Zaenal: Pemain Persiwa Keasyikan Menyerang

Persiwa Wamena (GOAL.com / Joko W.)

Pelatih Persiwa Wamena Zaenal Abidin menilai kekalahan 4-1 yang didapat tim besutannya dari Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini disebabkan serangan balik yang disusun tim Laskar Kalinyamat.

Menurut Zaenal, ia memang menerapkan strategi menyerang di pertandingan ini. Taktik itu selalu dipakai sekalipun Persiwa bermain di kandang lawan. Hanya saja, pemain terkadang sering melupakan sektor pertahanan ketika sedang melakukan serangan.

“Anak-anak terlalu asyik menyerang, sehingga mereka lupa dengan pertahanan. Akibatnya, ketika lawan melakukan serangan, mereka kedodoran. Mayoritas gol yang dihasilkan Persijap berawal dari serangan balik,” ungkap Zaenal.

Ditambahkan, seharusnya Persiwa bisa mencetak gol di pertandingan tersebut. Ia melihat beberapa peluang didapat tim Badai Pegunungan. Namun, karena pemain tidak tenang dalam melakukan penyelesaian akhir, maka semua peluang itu terbuang sia-sia.

“Pemain terlalu tergesa-gesa ketika mereka mendapatkan peluang. Buntutnya, penyelesaian akhir tidak berjalan sempurna. Selain itu, kebobolan di menit awal juga turut membantu konsentrasi pemain menurun,” ucap Zaenal.

http://www.goal.com

Tahan Persitara, Persiwa Puas

Penuhi target membuat Persiwa Wamena mengaku puas usai menahan imbang tuan rumah Persitara Jakarta Utara.

Persiwa Wamena (GOAL.com / Joko W.)

Persiwa Wamena (GOAL.com / Joko W.)Pelatih Persiwa Wamena Zainal Abidin menyatakan cukup puas dengan hasil imbang 1-1 yang diperoleh anak asunya dari tuan rumah Persitara Jakarta Utara, di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Senin (25/1).Hal tersebut lanjut Zainal yang juga mantan ketua komisi teknik Pengcab PSSI Jakarta Utara ini, karena sejak awal pihaknya memang hanya menargetkan satu poin dalam lawatannya ke Persitara. “Sejak awal target kami memang hanya meraih satu poin di kandang Persitara. Dengan tercapainya target tersebut, kami tentu puas,” kata Zainal dalam keterangan persnya usai laga.Ditambahkan, raihan satu poin tersebut patut disyukuri, karena pemainnya tidak memiliki waktu adaptasi rumput lapangan. Hal itu karena kondisi yang memang tidak memungkinkan akibat cuaca di Jakarta yang tidak bersahabat.Dikatakan Zainal, timnya memang sempat kehilangan konsentrasi di menit-menit awal. Tapi di babak kedua, pihaknya sudah menemukan taktik untuk bisa membobol gawang tuan rumah Persitara.”Barisan tengah Persitara cukup kuat, karena itu kami mencoba menerapkan pola penyerangan dari sektor sayap. Hasilnya terbukti. Kami bisa menyarangkan satu gol dan memaksa Persitara berbagi angka.
goal.com

Persiwa Dapatkan Kiper Korsel

Persiwa Kontrak Pemain Korsel

Jakarta, (ANTARA News) – Kesebelasan Persiwa Wamena mengontrak pemain asal Korea Selatan untuk memperkuat tim dalam kompetisi Piala AFC 2010. Asisten pelatih Persiwa Joko Susilo di Jakarta, Minggu mengatakan, pemain yang dikontrak merupakan pemain muda dan posisinya sebagai kiper. “Dia asli Korea namun bermain di Prancis,” katanya di sela latihan ringan di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta. Menurut dia, sasaran utama direkrutnya kiper tersebut, untuk memperkuat barisan pertahanan Persiwa dalam beberapa kompetisi diantaranya Piala AFC. “Pemain itu telah didaftarkan ke AFC. Batas pendaftaran sendiri adalah tadi malam pukul 24.00 WIB,” katanya menambahkan. Pemain asing asal Korea Selatan yang akan memperkuat tim yang berjuluk Badai Pegunungan itu adalah Yoon Tae. Ia menambahkan, dengan bertambahnya jumlah pemain asing dalam tim diharapkan mampu memberikan mendongkrak performa tim. Persiwa Wamena merupakan salah satu tim yang berada pada posisi atas klasemen ISL 2009/2010. Saat ini anak asuh Zainal Abidin ini berada di posisi ketiga dengan 24 poin.

Persiwa Buta Kekuatan Lawan

Persiwa Wamena akan bergabung di Grup G pada AFC Cup 2010. Tim Badai Pegunungan masih buta kekuatan calon lawannya di kompetisi sepakbola antar klub level kedua di Asia itu.

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah mengumumkan 32 tim yang berlaga di AFC Cup 2010 di markasnya, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin 7 Desember 2009. Tim-tim tersebut dibagi ke delapan grup dalam dua wilayah, Timur dan
Barat.

Di Grup G, Persiwa bergabung dengan tim South China (Hongkong) dan VB (Maladewa). Sedangkan satu tim lainnya merupakan tim peserta babak play-off Liga Champions Asia (LCA) Wilayah Timur.

Asisten Manajer Persiwa, Agus Santoso saat dihubungi VIVAnews mengatakan masih buta dengan kekuatan peserta Grup G lainnya. Meski demikian, Badai Pegunungan akan berusaha untuk memberikan yang terbaik di kompetisi ini.

Baca lebih lanjut

Pembagian Grup AFC CUP 2009/ 2010

Group F

Victory (MDV), Binh Duong (VIE), Selangor (MAS), ACL Play-off 1 (East)

Group G

South China (HKG), V.B. (MDV), Persiwa (IDN), ACL Play-off 2 (East)

Group H

Thai Port (THA), Tai Po (HKG), Geylang (SIN), ACL Play-off 3 (East)

Play-off drawNasaf (UZB) v Al Rayyan (QAT)

(jakarta casual)

http://www.12paz.blogspot.com

Partai Persitara vs Persiwa Diundur

<!––>Jakarta – Polda Metro Jaya selaku penanggung jawab keamanan ibukota, tidak memberi izin dua pertandingan Persija Jakarta versus Persisam Samarinda dan Persitara Jakarta Utara melawan Persiwa Wamena digelar pada hari yang sama, Minggu (24/1). Kalau pun harus tetap digelar, polisi tak mengizinkan dua laga Djarum ISL 2009/2010 itu disaksikan penonton.

Ketua Panpel Persitara Jakarta Utara Fachri Sinaga yang dihubungi lewat selulernya, Jumat (22/1) menjelaskan, sebenarnya polisi bukan tidak memberi izin dua pertandingan itu digelar pada hari yang sama di Jakarta. Tetapi, lebih kepada pertimbangan mengingat rawan terjadinya konflik antarsuporter.

Karena itu, lanjut Fachri, Persitara Jakarta Utara memilih ‘mengalah’ dengan menunda sehari jadwal pertandingan dari Minggu (24/1) sore, menjadi Senin (25/1) sore di tempat yang sama, Stadion Gelora Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jaksel.

Semula, kata Fachri, ada wacana pertandingan dimajukan sehari menjadi Sabtu (23/1) sore. Namun, faktor kelelahan tim tamu Pesiwa Wamena yang baru mendarat di Jakarta pada Kamis (21/1) sore, pertandingan pun ditunda sehari. Pihak-pihak terkait seperti panpel pertandingan, PT Liga Indonesia dan kepolisian, sudah menyetujui penundaan pertandingan tersebut.

“Penundaan pertandingan itu untuk kebaikan bersama sehingga pertandingan tetap dapat disaksikan penonton kami. Pihak kepolisian pun bisa lebih berkonsentrasi menjaga keamanan,” kata Fachri.

Untuk pertandingan Persija Jakarta versus Persisam Samarinda tetap digelar sesuai jadwal semula di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Minggu (24/1) malam.

ligaindonesia.co.id

Persiwa Mengincar Hasil Seri

Persiwa Wamena (VIVAnews/Marco Tampubolon)

VIVAnews – Mengalahkan Persitara Jakarta Utara dan Pelita Jaya di markasnya bukanlah perkara mudah. Laskar Si Pitung dikenal jago kandang, sedangkan Pelita walau sering menuai hasil minus tetap menyimpan kekuatan tersendiri.

“Kami sadar diri. Artinya, kami menyadari kekuatan dan kelemahan kami. Demikian juga dengan sang lawan. Apalagi, kami kehilangan salah satu palang pintu kokoh, yani Yesaya Desnam. Namun demikian, kami tetap membidik poin minimal satu,” kata Joko Susilo, Pembesut Badai Pegunungan Persiwa.

Dengan hilangnya Yesaya, Joko akan kembali memainkan Joko Kuspito, dan Nurcahyono sebagai  center bek. Lalu, di sisi wing akan ditempati Habel Satya dan Isak Konon, yang sudah terbebas dari hukuman akumulasi kartu kuning.

Diakui, performa serta kepercayaan diri Pieter Romaropen dan kawan-kawan sedang berada di puncak berkat kemenangan besar di kandang. Dengan menggasak Persela Lamongan 5-0 di laga terakhir mengantarkan tim Badai Pengunungan Tengah ke peringkat 3 klasemen sementara.

Kondisi itulah, kata Joko, yang meyakinkan pihaknya untuk bisa pulang membawa poin. Diakui pula catatan laga tandang Persiwa musim ini tergolong jelek, karena hanya mampu membawa satu poin dari enam kali pertandingan.

Satu-satunya poin mereka dapatkan dari markas Persisam Samarinda. Citra itulah yang kini tengah diperbaharui Persiwa. “Ya, kami ingin merubah image sebagai jago kandang. Tapi, saya tak mau sesumbar untuk mengalahkan Persitara atau Pelita. Tapi, target realistis minimal satu poin,” katanya.

Untuk merealisasikan ambisi tersebut, Joko tidak akan menerapkan sepakbola negatif. “Kami tetap akan bermain normal, yakni skema 3-5-2,” pungkasnya.

• VIVAnews

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.